Sabtu, 13 Agustus 2016

It's hurt sometimes



I am wrong.
Reject all those who come without ever giving the slightest opportunity to come closer. Only to wait for you who do not provide certainty and lead to disappointment.

I choose the wrong path.
I can be happy today if i doesn't make a wrong choice. But in reality I can only bemoan my fate, staring out a long sigh regret everything I've done.

I closed my own happinessđź’”

Kamis, 31 Maret 2016

aku disini. tidakkah kau lihat?

Aku cuma salah satu dari ribuan wanita itu
Tidak ada apa-apanya

Dan kini, aku memilih untuk diam
Tidak berjalan maju untuk bisa lebih dekat denganmu
Ataupun memilih mundur untuk mengalah
Aku memilih diam ditempat tanpa melakukan usaha apapun
Dan kamu, semakin menjauh karena terus berjalan tanpa pernah berbalik

Aku mengenalmu
Tapi kini aku seperti orang yang tidak tau apapun tentangmu

Kamu tak tergapai
Sulit. Bahkan hanya untuk sekedar kamu melihatkupun tidak
Untuk sekedar kamu tau keberadaankupun tidak
Aku bukan siapa-siapa bagimu
Aku bukan apa-apa untukmi

Aku hanyalah salah satu dari ribuan pasir di pantai
Yang akan hilang tertiup angin
Dan kamu, akan tetap menjadi karang yang berdiri kokoh dengan gagahnya
Tanpa pernah melihat sulitnya bertahan menjadi pasir pantai yang setiap detiknya bisa terbang terbawa angin atau hanyut terbawa derasnya ombak

Kamu tidak pernah melihat keberadaanku
Kamu tidak pernah menengok kebelakang
Terus berjalan maju dengan bangganya

Tanpa pernah tau ada yg terpuruk dalam kesedihan karena kehilangan harapan
Dia hanya bisa melihat dari balik punggungmu yang semakin menjauh pergi
Tanpa bisa berbuat apa-apa

Aku tidak bisa menahanmu untuk tetap tinggal
Aku hanya bisa mendoakan
Semoga kamu bahagia menjalani hidupmu saat ini
Semoga Allah selalu menjaga setiap langkahmu

Senin, 11 Januari 2016

pintu hati ini hanya untukmu

Kapan kau datang?
Aku menunggu
Entah sudah berapa banyak air mata yang aku habiskan hanya untuk menunggumu
Entah sudah berapa banyak hati yang aku patahkan hanya untuk mempertahankanmu
Aku menunggumu. Tanpa pernah kau tau itu

Berapa lama lagi aku harus mempertahankan pintu ini
Berapa banyak lagi yang harus aku usir bahkan sebelum mereka mengetuknya. Sebelum aku sempat lihat bagaimana rupa mereka. Sebelum aku mengenal mereka. Hanya demi mempertahankanmu
Karena pintu hati ini hanya terbuka untukmu
Aku tetap menanti
Jadi cepatlah datang, karena aku tidak mau lagi mematahkan hati mereka hanya karena menunggumu
Tolong datang. Waktuku tidak lama lagi

Minggu, 17 Mei 2015

mengingatnya menyakitkan

Lagi-lagi aku hanya bisa menatap punggungmu saja. Ini kedua kalinya kita bertemu di tahun ini. Setelah beberapa bulan kita tidak pernah bertemu lagi. Aku merindukanmu. Sangat. Jika aku bisa, aku ingin menggenggam tanganmu. Memeluk punggungmu yang hanya bisa kulihat dari kejauhan.
Suaramu masih tetap sama. Senyummu. Tawamu. Yang hanya bisa aku lihat dan aku dengar dari kejauhan. Aku merindukanmu. Sangat.
Tapi aku bisa apa. Jangankan bertemu, menatap matamu. Hanya sekedar membalas sapaankupun kau acuh tak acuh. Kau mengabaikannya.
Aku bisa apa. Aku tidak bisa berharap banyak. Aku tidak berhak lagi mendapatkannya.
Jika aku bisa kembali ke masa itu. Aku ingin selalu bisa menatapmu. Menggenggam tanganmu, tidak mengabaikanmu. Seandainya saja aku bisa. Aku mungkin tidak semerindu sekarang.
Melihatmu dari kejauhan cukup bagiku. Selama aku tau kamu baik-baik saja. Selama aku tau kamu bahagia.

Kamis, 14 Mei 2015

masa lalu. itu menurutmu

Kamu bilang ini sudah berlalu. Kamu bilang itu hanya masa lalu. Tapi bagiku ini seperti masih kemarin. Saat pertama kali kau datang, dengan kemeja lengan pendek kotak-kotak berwarna biru dan celana jeans sepinggang. Kau duduk diatas motor saat itu, menatapku yang berjalan keluar kearahmu. Dari awal memang sudah aku yang lebih dulu mendatangimu ternyata, bukan kamu.
Saat ini aku sedang berbaring sambil membayangkan genggamanmu. Sudah satu tahun berlalu, tapi aku masih bisa membayangkan dan tau bagaimana rasanya genggamanmu. Aku merindukannya. Merindukanmu yang dulu. Yang kamu bilang, sudah berlalu. Hanya masa lalu.
Bisakah kau kembali seperti dulu lagi? Aku akan berusaha menjadi yang lebih baik lagi. Yang kamu inginkan. Aku akan menghargai setiap detiknya bersamamu. Aku tidak akan menyianyiakannya lagi.
Kembali. Aku mohon kembali.

Minggu, 04 Januari 2015

satu kalimat sederhana




Satu kalimat sederhana. Tanpa mengharapkan balasan.
Bahkan, saat itu kau berkata akan menungguku. 3 tahun lamanya.
Tapi kenyataannya, hanya 3 bulan.

Sudah satu tahun berlalu. Mungkin kau tidak menyadarinya.
Tapi, aku disini masih sama.
Perasaanku masih sama seperti satu tahun lalu.

Mungkin memang aku yang salah.
Tidak seharusnya aku percayakan hatiku padamu.
Mengganggapmu sebagai orang terbaik yang datang disaat yang tepat.
Aku salah.
Tidak seharusnya aku percaya ucapanmu.
Semua janji manismu.
Tidak seharusnya. Tapi aku tetap melakukannya.

Satu kalimat itu. Kini kau bisa mendengar balasannya.
Tapi mungkin sudah terlambat.
Kau tidak membalasnya kembali.

Minggu, 02 November 2014

noted

This world is full of shit people. Who's the real one and who's the fake one. This world is full of fake people. I hate that
I feel like i'm so lonely in this world. I don't know who can i trust for. I don't have no one.
I want go back to my home. I want go back to my family who's the real one. People who loves me truthly. I don't wanna live in this fake world. Mommy, please take me to go home. I just wanna go home. I don't wanna be here.

You can't trust no one, unless yourself
If they trully care about you, they will make an effort for you, right?

Noted for myself