Minggu, 06 Oktober 2013

akhirnya hidayah Allah itu sampai kepadaku

mau cerita sedikit tentang pengalaman pribadi yang sekarang bikin aku jadi bisa lebih deket sm Allah :)

beberapa hari yang lalu, aku selalu galau, tiap makan pasti bengong udah kaya mayat idup. tiap hari bawaannya bete, pengen marah2 mulu, ngerasa kesepian, galau, pengen mewek terus. semua itu cuma karena satu hal: pengen punya cowo (pacar) ngerasa bener2 hampa banget sm satu sosok yg selama satu tahun lebih ini ditunggu-tunggu ga dateng.
tapi Allah selalu ngasih jalan dan pelajaran di setiap kehidupan yang kita jalanin.
lewat salah satu sahabatku di kampusku ini, dia bercerita tentang satu sosok laki-laki yang menjadikan dirinya ingin berubah. memantaskan diri untuk jodoh terbaik yang nantinya Allah berikan. awalnya, dia mudah berubah perlahan. lebih sering memakai rok, kaos kaki, jilbabnya lebih panjang, tutur katanya lebih sopan, menjaga sikap & perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. memang tak banyak yang membicarakan perubahannya. awalnya sahabatku ini gayanya memang sangat tomboy. celana jeans & kaos jadi outfitnya sehari hari. tapi semua omongan orang2 tak membuatnya patah semangat. ia terus berusaha berubah demi menuju cintanya Allah.
ia bercerita tentang salah satu kakak senior kita di kampus. bukan satu fakultas dan bukan pula kakak tingkat yg dekat dengan kita. dia tidak mengenal kita, tapi dari kata-katanya membuat kita mengenal kakak ini.
dari blognya, aku dan sahabatku yang lainnya mulai tersentuh hatinya. menangis tiada hentinya. mengingat semua dosa yang sudah kita lakukan. merasa kalau Allah sudah sangat baik, tapi kita yang masih tidak bisa bersyukur untuk semua yang sudah Allah berikan. dari sini, aku dan sahabat2ku mulai bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. memantaskan diri untuk seseorang yang pantas untuk diri kita. orang baik untuk orang yang baik. begitu janji Allah. dan Allah selalu menepati janjinya. tak ada yang tau apa yang akan terjadi esok. semua sudah Allah yang mengaturnya.

tepatnya tanggal 29 september, disaat buliran jernih yang tidak ada hentinya terus mengalir diatas sajadah. bersujud memohon segala ampun atas semua yang sudah dilakukan. hari itu aku bertekad, bismillahirahmanirahim.. ya Allah, aku berprinsip dan bertekad untuk menjalani segala perintahmu dan menjauhi segala perintahmu. perlahan dan bertahap mulai berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. menjadi hambamu yang selalu bersyukur. menjadi anak shalehah untuk kedua orang tua hamba. menjadi doa yang tidak ada terputusnya bagi mereka menuju surgamu.
betapa indahnya hdup yang telah engkau berikan ini ya Allah. maafkan hambamu yang lalai untuk mensyukuri nikmat yang telah engkau berikan.
bantu hambamu ini agar tetap istiqomah di jalanmu. bantu hamba agar bisa terus menjadi pribadi yang semakin baik setiap harinya. membahagiakan orang tua hamba dengan bisa lebih mendekatkan diri denganmu.

berubah jadi lebih baik itu ga ada salahnya. malah subhanallah nikmatnya bisa lebih dekat lagi sama Allah. hidup rasanya nyaman, tenang, damai, tentram. ga ada lagi galau, kesal. semua terasa lebih mudah dijalanin. karena aku punya Allah di setiap perjalanan hidupku.
selalu nomer satukan Allah disetiap apapun. Allah tidak akan pernah meninggalkanmu. Allah tidak akan pernah melupakanmu. Allah selalu memaafkanmu dan Allah selalu bersama hambanya yang ingin dekat denganNya.

satu kalimat yang sampai saat ini masih terus jadi motivasi aku untuk bisa berubah adalah. pesan singkat dari umiku tersayang saat aku menyampaikan padanya kalau aku ingin berubah dan meminta doa kepadanya agar aku bisa selalu istiqomah di jalannya. singkatnya seperti ini "mi, mba zulfa lagi coba berubah. pelan2. dari kemarin udah diniatin. mba zulfa pengen jadi orang yang lebih baik lagi. biat jadi doa yang ga terputus buat umi abi, bisa bawa umi abi ke surgaNya. doain ya mi, biar mba zulfa bisa tetep istiqomah. pelan pelan walaupun belum bisa sepenuhnya sempurna" dan beliau membalasnya seperti ini "alhamdulillah.. subhanallah.. umi terharu banget mba "doa doa umi terkabul" semoga semakin hari semakin baik. menjadi bidadari surga. aamiin" aamiin aamiin ya Rabb.
ya Allah, betapa membahagikannya bisa mengabulkan doa yang selalu umi panjatkan setiap harinya kepadaMu. menjadi suatu kebanggan tersendiri untukku. ternyata selama ini yang umi inginkan bukan aku menjadi orang besar yang dieluelukan dimana mana. tapi menjadi pribadi yang bisa lebih dekat denganMu.

engkau selalu punya rencana hebat dibalik setiap kejadian dalam hidupku ini ya Allah. subhanallah, alhamdulillah. terima kasih ya Allah aku masih bisa merasakan nikmatnya mendapatkan hidayahMu. terima kasih ya Allah engkau menyadarkanku disaat aku benar-benar berada di bawah dan tidak berdaya. engkau membangkitkanku dan membuatku kuat. engkau tidak pernah meninggalkanku dan selalu menyayangiku bagaimanapun jahatnya diriku selama ini. terima kasih ya Allah, terima kasih.

tidak ada yang bisa menghitung nikmat Allah yang sudah diberikan kepada kita semua.
jadi, nikmat tuhanmu manakah yang kamu dustakan?


di suatu malah di Yogyakarta
dengan air mata yang terus mengalir tiada henti saat menulis ini
dengan izin Allah aku mulai berubah
semoga bisa sama sama belajar menjadi pribadi yang lebih baik
agar Allah makin sayang

Zahidah Zulfa Hanifah
Minggu, 6 Oktober 2013
21.23


1 komentar:

Tubagus Ferry Efendi mengatakan...

Fabbiayi alla i'robikuma tukadziban...

Poskan Komentar