Jumat, 18 April 2014

Wanita yang sangat ia cintai

Aku tidak pernah melihatnya menangis. Sampai saat itu, disaat ia meletakkan kepala wanita ke dalam tempat sempit gelap dan hanya seorang diri. Liang lahat. Mengecup kening wanita itu dengan penuh rasa sayang dan cinta. Untuk yang terakhir kali.

Dia ayahku. Ayahku yang sangat mencintai ibunya. Dia ayahku yang selalu tegar dan ceria namun kini berduka. Dia ayahku yang merindukan kasih sayang seorang ibu.
Semoga Engkau memberikan tempat terbaik kepada ibu dari ayahku. Ibu yang sangat ayahku cintai. Ampuni dosa-dosanya ya Allah. Jaga ia disisiMu. Kami disini mencintainya. Selalu. Berharap suatu saat nanti dapat kembali berkumpul di surgaMu, suatu hari nanti. Aamiin.

0 komentar:

Poskan Komentar